Halaman

Selasa, 15 Oktober 2013

SEPULUH KULINER JAJANAN JALANAN KHAS YOGYAKARTA

Berkunjung ke Yogyakarta sepertinya tidak lengkap tanpa mencoba jajanan atau kuliner khas Yogyakarta. Kota Yogyakarta dikenal dengan banyaknya jajanan sepanjang jalan. Ada beberapa yang khas dari Yogyakarta dan sebagian lain adalah kreasi dari kreativitas pedagang makanan dan cukup sukses menjadi makanan khas Yogyakarta. Berikut ini jajanan favorit saya yang sebagian merupakan makanan lesehan dan sebagian juga disediakan di restoran.

1. Gudeg Jogja

Gudeg Basah
Gudeg Basah
Gudeg merupakan makanan khas paling terkenal di Yogyakarta. Sebagian besar dari gudeg disediakan untuk makan malam dengan jam buka mulai pukul 09.00 ketika toko toko tutup. Kenapa? karena gudeg-gudeg yang cukup ramai dijual di trotoar di depan pertokoan atau lokasi-lokasi pusat keramaian.
Gudeg yang dijual pada malam hari adalah gudeg basah. Gudeg ini berkuah dan tidak tahan lama, tidak seperti gudeg kering/kendil yang dijual sepanjang hari. Gudeg yang dijual di malam hari cenderung tidak terlalu manis dan harganya pun lebih murah.
Beberapa lokasi gudeg basah favorit saya adalah:
  • Gudeg Permata, Jalan Kusumanegara Yogyakarta
  • Gudeg Mbak Sasha, Depan Mirota Gejayan, Jalan Affandi Yogyakarta
  • Gudeg Pawon, Jl. Dr.Soepomo/Janturan (Gudeg ini unik, mereka menjual gudeg ini di dapur mereka langsung (pawon), pengunjung boleh bebas makan di seluruh bagian rumah, bahkan di dapur sekalipun)
  • Gudeg Bromo (Bu Thekluk), Jl. Affandi, depan Visitel Yogyakarta
  • Gudeg Sagem, utara SMU N 1 Yogyakarta
  • Gudeg Batas Kota, Jl. Urip Sumoharjo (dekat XXI)
  • Gudeg Tugu, Jl. Sultan Agung (barat Tugu)

2. Oseng-oseng Mercon

Oseng-oseng Mercon
Oseng-oseng Mercon
Bagi penggemar pedas, kuliner jalanan khas Yogyakarta ini tidak boleh dilewatkan. Tumis tetelan sapi yang lezat dimasak dengan cabai rawit hingga menimbulkan aroma kuat. Seporsi nasi panas dan oseng-oseng mercon dijual dengan harga 13.000 rupiah. Oseng-oseng ini dijual oleh beberapa warung di sepanjang Jl. KH A.Dahlan. Untuk yang paling enak dan asli menurut saya adalah oseng-oseng mercon Bu Narti yang berlokasi di depan gule kepala ikan Mas Agus (sebelah kiri jalan masuk ke SMA Muhammadiyah Lima)

3. Angkringan

Macam-macam satu di angkringan
Macam-macam sate di angkringan
Angkringan adalah makanan yang menjamur di banyak tempat di Yogyakarta. Murahnya makanan yang dijajakan di Angkringan membuat tempat makan yang berbentuk gerobak dorong seperti kakilima ini sangat populer. Di Yogya, nasi kucing (Sego kucing) khas angkringan dijual hanya dengan harga 1000 – 2000 rupiah saja lengkap dengan dua macam pilihan lauk standar yaitu tumis tempe buncis atau sambal teri. Makanan penyertanya seperti usus, sate jerohan ayam, sate telur puyuh juga dijual dengan harga 1000 – 3000 rupiah saja per tusuknya. Jangan lupa gorengan dan tahu bacem, semua dapat dipanaskan kembali di tungku yang digunakan untuk merebus teh, kopi dan jahe.
Beberapa spot angkringan yang cukup ramai di Yogya adalah:
  • Angkringan utara stasiun tugu. Beberapa penjual angkringan berjejer disana dengan tempat makan lesehan di trotoar jalan.Yang terkenal disini adalah kopi jos Lek Man dimana arang bara yang menyala dicelupkan di kopi tubruk sehingga terdengar bunyi jos di gelas
  • Angkringan Nganggo Suwe di pertigaan jalan Pramuka dan Jalan Mondokaran Kotagede. Angkringan ini menjual relatif lebih lengkap makanan di salah satu space bangunan di pertigaan jalan. Yang khas disana adalah sate keong, nasi bakar, oseng keong, es asem, es jahe dan macam-macam baceman yang lezat.
  • Angkringan di Jalan Dewa Nyoman Oka, Kotabaru. Beberapa angkringan berjajar disana dengan banyak sekali kaum muda bersantai sambil melihat pemandangan lembah code di malam hari.
  • Angkringan depan kolam renang UNY. Di angkringan ini harga relatif lebih murah dengan makanan yang lebih bermutu. Sekitar pukul 8 malam akan ditemui banyak sekali motor dan mobil berjajar untuk jajan di angkringan ini.
  • Angkringan depan Kantor Kedaulatan Rakyat Mangkubumi Yogyakarta. Angkringan ini menjual suasana dengan harga yang relatif lebih mahal. Namun makanan yang disediakan disini lebih bervariasi.

4.  Gule Kepala Ikan Mas Agus

Gule Kepala Ikan
Gule Kepala Ikan
Pernah makan gule kepala kakap di warung nasi padang? Nah, versi lebih murahnya ada di Gule kepala Ikan Mas Agus. Walaupun mereka tidak menggunakan kepala ikan Kakap dan menggantinya dengan Ikan Nila, namun kelezatan gule dan tom yam kepala ikan ini tidak kalah dengan masakan padang. Gule dan tomyam kepala ini berlokasi di jalan KH.A Dahlan (barat kilometer 0 Yogyakarta). Bagi yang tidak suka kepala, masih ada menu lain seperti dagu ikan goreng, ayam dan lain sebagainya.

5. Soto Ayam Pak Gareng

Soto Ayam Pak Gareng
Soto Ayam Pak Gareng
Tambahkan Sate Telur Puyuh dan Perkedel Lenthuk
Tambahkan Sate Telur Puyuh dan Perkedel Lenthuk
Soto ayam memang ada di mana-mana, tetapi perpaduan rasa yang khas dan suasana Yogya yang lengang di pagi hari ada di Soto ayam pak gareng. Soto ini letaknya di depan Stasiun Tugu Yogyakarta. Dengan Rp. 6000, semangkuk soto ayam kampung dapat dinikmati. Coba tambahkan sate ayam, sate jerohan maupun pesanan khusus sayap, kepala atau paha ayam kampung dan ciri khasnya: Lenthuk, perkedel ubi yang khas. Soto ini hanya buka mulai pukul 06.00 pagi hingga habis, yaitu sekitar pukul 11 siang.

6. Bakmi Jawa

Bakmi Mbah Mo Bantul
Bakmi Mbah Mo Bantul

Bakmi Goreng Nyemek
Bakmi jawa berbeda dengan mi goreng atau mi rebus pada umumnya. Bakmi Jawa menggunakan dua macam mie dalam satu masakan yaitu mi kuning basah dan bihun, menggunakan telur bebek dan taburan bawang goreng beserta seledri. Bakmi jawa ditemui di banyak tempat di Yogyakarta. Ciri khas yang lain, bakmi jawa dimasak dengan menggunakan tungku arang yang dimasak perporsi untuk mempertahankan rasa. Selain mi goreng dan mi rebus, akan ditemukan Magelangan, yaitu nasi goreng yang dimasak dengan mie dan juga mi goreng nyemek (mi goreng dengan masih tersisa sedikit air kaldunya) Mungkin anda pernah mendengar bakmi KADIN di jl kusumanegara Yogyakarta. Itu hanya salah satu bakmi jawa yang legendaris diantara banyak penjual mi jawa yang lain. Beberapa spot Bakmi jawa yang populer adalah:
  • Bakmi KADIN, di jalan Kusumanegara. Selain mie yang khas yang dinikmati sambil mendengar alunan keroncong live, disini juga disediakan minuman bajigur panas yang sudah langka dijual di tempat lain.
  • Bakmi Pele. Bakmi Pele berlokasi di pojok alun-alun lor Yogyakarta
  • Bakmi Mbah Mo. berlokasi agak jauh di jalan bantul. Jangan kaget jika anda berada di nomer antrian 40 dan menunggu selama dua jam sebelum bisa menikmatinya
  • Bakmi Pak Tris di pasar manding Bantul
  • Bakmi Jokteng Wetan

7. Sate Klathak

Sate Klathak Bantul
Sate Klathak Bantul
Sate Klathak adalah varian sate khas imogiri. Ciri khas sate ini adalah dimasak dengan menggunakan ruji sepeda tanpa bumbu apapun hanya garam yang dibubuhkan selama dipanggang diatas api hingga menimbulkan bunyi gemeletak. Selain sate, terdapat menu tongseng dan gule disini. Sate klathak yang terkenal adalah sate klathak Pak Pong di Pasar Jejeran di Jalan Imogiri Timur Yogyakarta

8. Sego Pecel Bu Wiryo

Sego Pecel dan Nasi Sop Bu Wiryo
Sego Pecel dan Nasi Sop Bu Wiryo
Mungkin bagi anda yang sudah berusia 40 tahun atau lebih, Sego Pecel dan Sop Bu Wiryo merupakan makanan nostalgia yang dulu dapat dinikmati di kantin fakultas teknologi pertanian dan fakultas kehutanan UGM. Setelah berjualan lebih dari setengah abad, Sego Pecel ini masih eksis walau banyak sekali jenis makanan baru yang bermunculan di Yogyakarta. Warung Sego Pecel atau sering disingkat dengan SGPC ini sekarang berada di utara Fakultas Peternakan UGM. Pengunjung akan dihibur dengan alunan musik keroncong dan bossa nova live oleh kelompok musik yang manggung disana.

9. Sup Kembang Waru Beringharjo

Sup Kembang Waru Pasar Beringharjo
Sup Kembang Waru Pasar Beringharjo
Sup kembang waru ini adalah makanan yang disuguhkan ketika ada hajatan-hajatan pengantin di Yogyakarta. Tidak banyak sup ini dijual di luar acara tersebut. Tetapi di pasar beringharjo, sup ini disediakan oleh seorang pedagang dengan pengunjung tiap hari cukup banyak. Sup ini akan ditemukan di lantai dua bagian tengah bangunan di food court pasar beringharjo.

10. Raminten

Suasana Raminten Yogya (courtesty of www.latitudes.nu)
Suasana Raminten Yogya (courtesty of http://www.latitudes.nu)
Raminten bukan nama makanan, namun sebuah tempat nongkrong dan pusat jajanan. Walau dikemas modern, namun makanan yang disajikan sebagian diantaranya adalah makanan asli Yogyakarta yang sudah jarang ditemui di tempat lain. Warung Raminten ini buka 24 jam dan cukup ramai mulai pukul 6.30 sore hingga tengah malam. Coba es dawet yang disajikan dengan gelas superbesar dan berbagai macam makanan khas lain.
Raminten mempunyai beberapa cabang, di Kotabaru, jalan magelang dan jalan kaliurang KM 22. Yang disebut pertama adalah yang pertama dan cukup ramai. Menu yang disajikan pun cenderung lebih lengkap di Kotabaru Yogya. Pengunjung akan disuguhkan suasana eksotik yang kental dengan musik gamelan dan bau-bau dupa yang kuat.

Teknik Berlatih Paduan Suara : Tips dan Trik

.
Pembinaan Paduan Suara pada umumnya bersifat temporer, artinya hanya dibentuk jika ada event yang membutuhkan dan menyewa pelatih dari luar dengan biaya yang relatif mahal. Padahal bila kita memahami trik/teknik latihan Paduan Suara sebenarnya tidak terlalu sulit dan bisa kita kerjakan sendiri. Yang penting kita bisa membuat program latihan yang baik, tentunya dengan sarana/tempat latihan yang representatif. KLASIFIKASI PADUAN SUARA
.
Penulis megklasifikasikan Paduan Suara menjadi 3 (tiga) level, yaitu:
.
Level - 1 (Penguasaan Materi)
.Kriteria : Anggota Paduan Suara mampu menyanyikan lagu/materi sesuai dengan notasi yang tertulis pada partitur.
.
Tips :
- Nyanyikan panjang pendek not sesuai nilai not pada partitur.
- Nyanyikan tinggi rendah nada sesuai dengan interval nada yang tertulis di partitur.
- Tekankan anggota untuk menghafal syairnya.
.
Level - 2 (Interprestasi).
Kriteria : Anggota Paduan Suara mampu menyanyikan lagu/materi sesuai dengan interprestasi lagu yang diinginkan oleh komponis maupun aranger lagu tersebut.
.
Tips :
- Latih keras/lembut suara sesuai dengan tanda dinamik pada partitur. Kalau tidak tercantum pada partitur, dinamik disesuaikan dengan makna syair atau karakter alur melody.
- Latih Artikulasi (pengucapan) syair agar terdengar jelas. Misalnya pengucapan konsonan “r”, “s”, “ng”, serta vokal a, i, u, e, o, sehingga terdengar perbedaannya.
- Perhatikan Intonasi (penekanan) suku kata yang sesuai dengan Birama lagu.
- Perhatikan Frasering (pengkalimatan) agar sesuai dengan kalimat yang benar. Ini dapat dicapai jika dilaksanakan dengan teknik pernafasan yang baik.
- Lakukan pemanasan (vokalisi) yang cukup sebelum pelaksanaan latihan dimulai agar diperoleh Timbre (warna suara) yang menyatu, sehingga tidak ada suara yang menonjol sendiri.
Level - 3 (Ekspresi)
Kriteria : Setelah melalui tahap level 1 dan 2, anggota Paduan Suara mampu menyanyikan lagu/materi dengan penghayatan dan dikeluarkan melalui ekspresi.
.
Tips :
- Latih cara menyanyikan lagu sesuai dengan karakter lagu, misalnya: Lagu/aransemen yang riang dinyanyikan dengan lincah dan riang. - Perhatikan pada aransemen yang terdapat tanda perubahan tempo, misalnya : Accelerando, rittardando, A- tempo dll., agar dinyanyikan dengan tepat sehingga mendukung ekspresi.
- Tidak semua anggota dapat bernyanyi dengan ekspresi. Tempatkan anggota pada posisi central dan banjar terluar (samping kiri/kanan), karena posisi ini mempengaruhi penampilan secara keseluruhan.
.
Pembagian Kelompok Suara
Paduan suara  umumnya terdiri dari 4 kelompok suara yaitu Sopran, Alto, Tenor dan Bass. Beberapa arransemen ada pula yang membagi Sopran, Meso, Alto, Tenor, Bariton dan Bass. Untuk mendapatkan balance yang baik, perlu pembagian yang tepat untuk masing-masing kelompok. Tips:
- Kelompokan anggota berdasarkan Range/ambitus suara, jangan paksakan penyanyi Alto bernyanyi dikelompok sopran dengan alasan karena kekurangan anggota sopran, demikian juga kelompok yang lainnya.
- Komposisi SATB (sopran, alto, tenor, bass) yang Ideal adalah 3:2:2:3., namun demikian pedoman di atas dapat berubah dengan pertimbangan potensi Power penyanyi yang ada.

Program Latihan
Ada peribahasa “Seberangilah sungai dari tempat yang dangkal” artinya mulailah segala sesuatu dari yang mudah dahulu. Artinya dalam membuat program latihan harus bertahap dari yang mudah dahulu.
.
Tips :
- Selesaikanlah dahulu level-1 baru kemudian mulai level-2, dst. Contoh : jangan mengajarkan materi level-2 kalau anggota belum semuanya lulus level-1, karena akan sia-sia akibat terpecahnya konsentrasi.
- Kelompok paduan suara ibarat rangkaian gerbong kereta api. Jika salah satu gerbong tersendat maka gerbong yang lain kecepatanya terpaksa ikut melambat, menyesuaikan kecepatan gerbong yang tersendat tadi. Perbaiki gerbong (baca : kelompok suara) yang lemah dahulu, baru kelompok gerbong lainnya.
- Awali latihan dengan vokalisi terlebih dahulu, sesuai dengan karakter lagu yang akan dinyanyikan. Jika lagu banyak menggunakan stacato, perbanyak vokalisi stacato, jika lagu banyak nada panjang, perbanyak vokalisi nada panjang.
- Tekankan anggota untuk membaca not, jangan menghafal not, karena kemampuan membaca sangat diperlukan dalam PS. Setelah anggota dapat menyanyikan notasi dengan benar tekankan untuk menghafal syair.
 
Dirigen
Dirigen dalam Paduan Suara sangat berpengaruh terhadap keberhasilan penampilan Paduan Suara. Idealnya Dirigen Paduan Suara merangkap pelatih sejak awal program latihan dilaksanakan, agar secara emosional akan terjalin komunikasi. Namun karena keterbatasan personel di TNI AL yang bisa memimpin Paduan Suara, seringkali Dirigen ditunjuk berdasarkan senioritas, atau dari sukarelawan yang memberanikan diri karena tidak ada yang mau menjadi dirigen. Sebaiknya hal ini dihindari.
.
Tips:
- Pilihlah Dirigen yang mempunyai wawasan PS lebih daripada anggota Paduan Suara lainnya, jangan berdasarkan senioritas saja.
- Fungsi Dirigen memadukan Suara dari anggotanya sehingga menjadi satu komposisi yang padu dan harmonis. Untuk itu Dirigen harus menguasai materi dengan baik dan benar, sebelum ia memadukan (memimpin) kelompok Paduan Suaranya.
- Dirigen jangan memulai aba-aba jika belum seluruh mata anggota memperhatikan Dirigen, karena kontak mata sangat penting untuk menjalin komunikasi antara Dirigen dan anggota Paduan Suara.
Demikianlah secara singkat Tips berlatih Paduan Suara, semoga dapat bermanfaat..
“Keberhasilan adalah buah dari latihan, namun tanpa disiplin, latihan tidak menghasilkan apa-apa”.
dengan "enjoy", maka suara yg kamu hasilkan akan terdengar lebih jelas dan santai.

Senin, 14 Oktober 2013

Dapatkahhewan merasakan makanan?

Indera pengecap kita adalah sumber dari kesenangan yang besar bagi kita. Indera itu membuat makanan terasa nikmat. Tetapi kita mempunyai indera pengecap bukan hanya untuk memberi kita kesenangan, tetapi juga untuk melindungi kita. Indera itu sering kali mencegah kita agar tidak makan hal-hal yang dapat membahayakan diri kita.

Apakah proses pengecap itu? Proses pengecap adalah kemampuan untuk merasakan pengaruh molekul-molekul. Molekul-molekul yang bergerak ini merangsang syaraf-syaraf pengecap dan kita mengidentifikasi pesan yang kita terima sebagai memiliki cita rasa tertentu. Hanya zat-zat yang sudah menjadi larutan, yang atom-atomnya bergerak-gerak dengan bebas, yang dapat dikecap. Sepotong kaca, misalnya, tidak mempunyai cita rasa. Segala sesuatu yang menyebabkan molekul-molekul lebih banyak bergerak memperkuat cita rasa. Itulah sebabnya mengapa makanan yang panas mempunyai cita rasa yang lebih kuat daripada makanan yang dingin.

Rasa pertama kali diterima oleh pucuk-pucuk pengecap pada lidah, yang sebenarnya adalah syaraf-syaraf yang dibangun seperti pucuk-pucuk. Pucuk-pucuk pengecap itu mempunyai kemampuan khusus untuk menerima rasa tertentu yang kita namakan cita rasa.

Pada manusia dan hewan yang lebih tinggi, pucuk-pucuk pengecap ini terdapat pada lidah. Jumlah pucuk-pucuk pengecap sangat bervariasi, bergantung pada kebutuhan cita rasa yang dimiliki oleh jenis hewan tertentu. Misalnya, manusia adalah makhluk pengecap yang moderat. Kita memiliki kira-kira 3.000 pucuk pengecap. Seekor ikan paus yang menelan sekelompok ikan bahkan tanpa mengunyahnya, memiliki sedikit pucuk pengecap atau tidak memiliki sama sekali.

Anehnya, seekor babi, lebih istimewa dalam cita rasanya daripada manusia, dan mempunyai 5.500 pucuk cita rasa. Seekor sapi mempunyai 35.000 pucuk cita rasa, dan seekor kijang mempunyai sebanyak 50.000 pucuk cita rasa! Jadi, kamu tahu bahwa hewan-hewan bukan hanya dapat mengecap, melainkan juga beberapa dari hewan itu adalah pengecap yang lebih sensitif daripada manusia.

Hewan yang hidup di laut sering kali mempunyai pucuk-pucuk pengecap di seluruh tubuh mereka. Misalnya, ikan mengecap dengan seluruh permukaan tubuhnya, sampai ke ekor! Lalat dan kupu-kupu sebenarnya dapat mengecap dengan kaki mereka. Ketika tulang sendi kaki kupu-kupu menyentuh sesuatu yang manis, moncongnya langsung memanjang sehingga ia dapat menghisapnya.

Ular dan kadal menggunakan lidah mereka untuk mengecap, tetapi tidak seperti yang kita lakukan. Ujung lidah berkelip-kelip dan mengambil partikel-partikel. Ujung itu membawa partikel itu ke organ khusus yang terdapat pada atap mulut untuk mencium atau mengecap partikel itu!

Mengapa Orang-orang Mempunyai Warna Kulit Yang Berbeda-beda?

Orang-orang yang mempunyai kulit paling putih terdapat di Eropa bagian utara dan dinamakan orang-orang Nordik. Orang-orang yang mempunyai kulit paling hitam hidup di Afrika bagian barat. Orang-orang di Asia Tenggara mempunyai warna kulit coklat kekuningan. Tetapi, kebanyakan orang tidak berkulit putih, hitam, atau kuning, melainkan berkulit coklat dengan beratus-ratus variasi.

Apakah sebabnya terdapat perbedaan-perbedaan warna kulit pada orang-orang ini? Penjelasannya sebenarnya terletak pada seluruh rangkaian proses-proses kimia yang terjadi di dalam tubuh dan kulit. Di dalam jaringan-jaringan kulit terdapat dasar-dasar warna tertentu yang dinamakan "chromogens", yang tidak berwarna. Ketika ragi-ragi atau enzim-enzim bertindak berdasarkan dasar-dasar warna ini, warna kulit tertentu pun dihasilkan.

Bagaimana jika seseorang tidak mempunyai dasar-dasar warna ini, atau enzim-enzimnya tidak bekerja dengan sebagaimana mestinya terhadap dasar-dasar warna ini? Maka orang itu dinamakan "albino" karena tidak mempunyai zat warna sama sekali. Ini dapat terjadi pada orang-orang di mana saja di dunia ini. Ada orang-orang albino di Afrika, "orang-orang yang lebih putih" dari orang kulit putih mana pun!

Kulit manusia itu sendiri, tanpa adanya zat pewarna, berwarna putih krem. Tetapi pada warna ini ditambahkan sedikit warna kuning, yaitu akibat dari adanya pigmen kuning di dalam kulit. Unsur warna lain yang ditemukan dalam kulit adalah hitam, yaitu akibat dari adanya butiran-butiran kecil dari suatu zat yang dinamakan "melanin". Zat ini berwarna coklat, tetapi jika tampak dalam kumpulan besar akan kelihatan berwarna hitam.

Sifat lain ditambahkan pada kulit oleh warna merah darah yang beredar di dalam pembuluh-pembuluh kulit yang sangat kecil.

Warna kulit masing-masing orang bergantung pada perbandingan-perbandingan dari keempat warna ini yaitu putih, kuning, hitam, dan merah. Semua warna kulit umat manusia dapat diperoleh dengan kombinasi-kombinasi yang berbeda-beda dari unsur-unsur warna yang kita miliki ini.

Cahaya matahari dapat menciptakan melanin, pigmen hitam, di dalam kulit. Jadi, orang-orang yang tinggal di daerah-daerah tropis mempunyai lebih banyak pigmen melanin dan mempunyai kulit yang lebih gelap. Tetapi jika kamu berjemur di bawah sinar matahari selama beberapa hari, cahaya ultraviolet dari matahari akan menghasilkan lebih banyak melanin di dalam kulit kamu juga, dan ini akan mengakibatkan "warna coklat matahari"!

Kamis, 10 Oktober 2013

Aesan gede

Monday, 24 May 2010
ImageMewah dan bersahaja merupakan kesan yang tampak dari rias pengantin ala adat Palembang. Konon, ritual dan tradisi adat pernikahan Palembang merupakan salah satu simbol yang mencerminkan keagungan serta kejayaan dinasti raja-raja Sriwijaya berabad-abad silam. Kilau keemasan serta simbol kemewahan dan keagungan terlihat dari busana pengantin berikut aksesorisnya mulai dari ujung rambut hingga ujung kaki.
    Tatanan rambut yang disanggul Gelung Malang dipadukan dengan Mahkota Aesan Gede, Bungo Tusuk Cempako, Tusuk Teratai/Kembang Goyang, Kelapo Setandan dengan untaian daun pandan (Kembang Ure), merefleksikan keagungan dan keanggunan putri-putri kerajaan Sriwijaya beberapa ratus tahun silam. Demikian juga dengan pengantin pria. Melambangkan juga keagungan sosok bangsawan kerajaan Sriwijaya, tampak dari tatanan rambut Aesan Gede. Mahkota Aesan Gede sendiri menjadi syarat utama kelengkapan tatanan rambut pengantin gaya ini. Gemerlap warna keemasan mahkota pun menjadi titik pusat pengantin pria.
ImageImage 

Rabu, 09 Oktober 2013

Tiga Faktor Penyebab Obesitas



Pesona Kesehatan
Setiap orang memang memerlukan sejumlah lemak tubuh untuk menyimpan energi, penyekat panas, penyerap guncangan, dan lainnya. Namun dalam jumlah berlebihan, timbunan lemak justru akan merugikan metabolisme tubuh.

Pengendalian berat badan sebagai akibat dari penimbunan lemak tubuh yang berlebihan merupakan usaha jangka panjang. Agar aman dan efektif, setiap program penurunan berat badan harus ditujukan untuk pendekatan jangka panjang.
   
Secara ilmiah, obesitas terjadi akibat mengkonsumsi kalori lebih banyak dari yang diperlukan oleh tubuh. Penyebab terjadinya ketidakseimbangan antara asupan dan pembakaran kalori ini masih belum jelas. Ada beberapa faktor yang mempengaruhinya:

Faktor genetik
Obesitas cenderung diturunkan, sehingga diduga memiliki penyebab genetik. Namun, anggota keluarga tidak hanya berbagi gen, tetapi juga makanan dan kebiasaan gaya hidup yang bisa mendorong terjadinya obesitas. Seringkali sulit untuk memisahkan faktor gaya hidup dengan faktor genetik. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa rata-rata faktor genetik memberikan pengaruh sebesar 33 persen terhadap berat badan seseorang.

Faktor lingkungan
Lingkungan yang dimasuk yaitu perilaku/pola hidup seperti apa kualitas dan kuantitas makanan serta bagaimana seseorang beraktivitas. Jika genetik tidak dapat diubah, pola makan dan aktivitas dapat diubah jika ada kemauan dari seseorang untuk memperbaiki hidupnya.

Faktor psikis
Apa yang ada di dalam pikiran seseorang dapat mempengaruhi kebiasaan makannya. Banyak orang yang memberikan reaksi terhadap emosinya dengan makan. Salah satu bentuk gangguan emosi adalah persepsi diri yang negatif. Gangguan ini merupakan masalah yang serius pada banyak wanita muda yang menderita obesitas.

Ada dua pola makan abnormal yang bisa menjadi penyebab obesitas yaitu makan dalam jumlah sangat banyak (binge) dan makan di malam hari. Kedua pola makan ini biasanya dipicu oleh stres dan kekecewaan. Binge mirip dengan bulimia nervosa, dimana seseorang makan dalam jumlah sangat banyak, bedanya pada binge hal ini tidak diikuti dengan memuntahkan kembali apa yang telah dimakan. Sebagai akibatnya kalori yang dikonsumsi sangat banyak.

Pada sindroma makan di malam hari, konsekuensinya adalah berkurangnya nafsu makan di pagi hari dan diikuti dengan makan yang berlebihan dan insomnia pada malam hari.

Selasa, 08 Oktober 2013

Cara Melatih Vokal Nada Tinggi


Beberapa cara melatih vokal nada tinggi diantaranya adalah merubah gaya hidup kita yang berkaitan dengan kualitas suara, seperti bangun pagi-pagi, rajin membersihkan kerongkongan agar suara senantiasa jernih, juga membiasakan minum air putih hangat agar kualitas suara yang dihasilkan oleh pita suara semakin bagus.

Latihan pertama dapat dilakukan dengan menyanyikan lagu yang memiliki nada rendah, usahakan dalam menyanyi suara dapat keluar dengan lepas tanpa ditahan. Menyanyi dengan nada yang kuat agar pita suara terbiasa dan melebar, latihan ini bisa dilakukan dalam waktu yang teratur yaitu setiap hari minimal satu jam.

Latihan selanjutnya adalah dengan menyanyikan tangga nada do, re, mi, fa, sol, la, si dalam nada rendah. Kemudian lanjutkan menyanyikannya pada nada tinggi sampai batas maksimal pita suara anda. Ulangi terus sampai pita suara menjadi elastis dan anda terbiasa.

Jika sudah terbiasa dengan nada tinggi, cobalah untuk mulai menyanyikan lagu dengan nada tinggi dan bernyanyilah sampai suara keras dan lepas. Pada awalnya mungkin anda akan kesulitan bernyanyi dengan nada tinggi, namun latih terus minimal satu jam sehari sampai anda terbiasa. Usahakan ketika bernyanyi posisi leher serta kondisi badan senantiasa prima agar suara yang dihasilkan dapat maksimal.